a
a
a
a
a
a
a
a


Pengobatan Pembesaran Prostat Jinak (PPJ) / Benign Prostatic Hyperplasia
 

Pada penderita pembesaran prostat jinak, jika gejalanya masih ringan maka biasanya cukup diobservasi saja. Penderita dinasehatkan  untuk mengurangi minum pada malam hari, hal ini untuk mengurangi nokturia, menghindari obat-obatan dekongestan (parasimpatolitik), mengurangi kopi dan tidak minum-minuman beralkohol agar tidak telalu sering kencing1.

Pada tahap ini yang biasanya disebut watchful waiting dilakukan pada penderita dengan keluhan ringan (skor IPSS ≤ 7). Penderita dianjurkan untuk mengontrol keluhan yang diderita setiap tiga bulan dan apabila keluhan bertambah maka mulai dilakukan pengobatan atau operasi.

Ada beberapa macam kelas obat yang diindikasikan untuk menanggani pembesaran prostat jinak yang anda derita, salah satunya adalah kelas alpha blocker, obat ini bekerja dengan menghambat reseptor alpha yang banyak ditemukan diotot polos di trogonum, leher kandung kemih, prostat, dan kapsul prostate. Penghambatan ini akan menyebabkan relaksasi pada daerah prostat sehingga tekanan akan berkurang dan meringankan obstruksi, sehingga gejala gangguan berkemih akan teratasi. Dan alpa blocker merupakan pilihan pertama untuk mengatasi gejala gangguan berkemih yang disebabkan oleh BPH. Pilihan obat-obatan lainnya adalah kelas 5-alpha reduktase inhibitor dan fitoterapi yang merupakan pilihan kedua untuk mengatasi gejala gangguan berkemih.

Bila gejala ini terus berlanjut tanpa ada perbaikan atau ada komplikasi berat lainnya, maka Dokter Anda akan menganjurkan untuk melakukan operasi. Operasi ini bertujuan untuk membuang jaringan prostat yang membesar sehingga aliran berkemih akan kembali lancar.  

Konsultasikan segera gejala yang Anda derita kepada Dokter Anda dan pilihan pengobatan akan dipilih oleh Dokter Anda berdasarkan derajat pembesaran prostat jinak yang Anda alami

DAFTAR PUSTAKA
 


 
 
© Copyright 2008 - design and Hosting@faberhost.com